Petani Bunga Terdampak Covid-19, FE UNIK Lakukan Pendampingan Penggunaan Digital Marketing

FEUNIK-press(6/3), Pandemi Covid-19 yang berlangsung selama setahun ini tentunya memberikan dampak pada perekonomian beberapa sektor, salah satunya adalah bidang pertanian bunga di Desa Banjaranyar, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri. Pemasukan para petani bunga ini sebelumnya sangat tergantung pada pemasaran konvensional, dimana pembeli yang ingin membeli tanaman harus datang ke tempat penjual. Dengan adanya pembatasan sosial dan gerakan di rumah aja tentunya membuat penjualan bunga di Desa Banjaranyar menurun drastis. Oleh karena itu, Fakultas Ekonomi (FE UNIK) melakukan pengabdian masyarakat di desa ini untuk memanfaatkan penggunaan digital marketing.

Sebelum lebih menekankan pada pemasaran berbasis digital, tim dari FE Unik yang diprakarsai oleh Drs. Gandung Satriyono S.T., M.M., melakukan pendampingan terlebih dahulu kepada para petani bunga di desa tersebut. Bentuk pendampingan ini bertujuan untuk mereorganisasi para petani bunga untuk melakukan tata kelola terkait jumlah petani bunga, luas area setiap jenis tanaman sampai pencatatan mengenai jumlah bibit hingga jumlah bunga yang siap dipasarkan.

Setelah organisasi petani tertata dengan baik, tim dari FE Unik pun kemudian mendampingi dalam melakukan pemasaran secara digital. Beberapa upaya yang dilakukan adalah dengan memperkenalkan sosial media, memanfaatkan sosial media sebagai alat promosi, sampai menggunakan marketplace online yang ada di Indonesia untuk menjadi sarana jual beli antara petani bunga di desa Banjaranyar dengan pembeli dari daerah manapun di Indonesia.

“Dari adanya pengabmas (pengabdian masyarakat) ini, kami mengharapkan kelompok tani di sini (Desa Banjaranyar) dapat meningkatkan produktivitas dan pendapatannya” ungkap bapak Gandung.

Dengan pengenalan konsep digital marketing kepada kelompok tani bunga di Desa Banjaranyar ini, pihak FE Unik tentunya berharap produk tanaman desa tersebut dapat dikenal oleh masyarakat luas. Setelah keberadaan kelompok tani bunga di daerah Kras ini dikenal oleh banyak orang, maka kegiatan jual beli pun dapat dilakukan secara online yang dapat dilakukan oleh pembeli dari rumah tanpa harus ke desa Banjaranyar. Dengan begitu, pendapatan kelompok tani di sini dapat meningkat, sekaligus dapat memutuskan rantai penularan Covid-19 karena mengusung tema ‘belanja dari rumah aja’. (ber)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *